Friday, October 31, 2008

Paint My Bed Room Wall (1)


Yuuuhuuu....Assalamu'alaikum minna san.... o genki desu ka??

Uda lama banget nih fi2 ga ngurek-ngurek blog. Ada kali sekitar 6-7 bulanan. (Tungguin aja, bentar lagi juga ngelahirin hihi..hi ). Tadinya males banget pengen nulis. Ga ada ide.Tp lama-lama ngiri juga ngeliat blog anak-anak yang pada aktif comment sana comment sini. Bikin *PenkLis tau ga sih...Terutama blog-nya si feri (baca : buz), selaaaluuu aja ada commentnya. Terakhir kali fi2 liat dia nulis lirik lagu?!. Maaasih juga ada yg berminat untuk ngasih comment (termasuk fi2 juga sih..hehehe). Heran!! Jangan2 kalo si feri cuma nulis satu huruf atau satu angka doank..masih banyak juga kali ya yg ngomenin..Ck..ck..ck..Salut deh.

***

Beberapa bulan belakang ini emank lagi sibuk-sibuknya. Ada aja yang dikerjain. Mulai dari sibuk ngerjain skripsi, sibuk masak saaampee sibuk membantu ibu di rumah (kkekekek). Jadi belum sempet untuk sekedar mampir melihat isi blog apalagi menuliskan sesuatu.
*Demo ne daijoubu... I will start to write something this day.. Let's begin...

dHeee... ZiiiiiiiiiNg......WuuuuzzZZzzz (intermezo dikit)
Tarik nafas dalam2 dan rasakan..Wind touch my skin in the morning on saturday...
J2ME.setForgetable(true)....

Yupz...Lupakan sejenak seputar masalah yang berhubungan dengan J2ME dan antek-anteknya. Interface, Method, Class (hadir bu....) forget it for a moment..
This is saturday guys..Weekend time..
Wheeww..

Weekend emank boleh weekend...sesuatu yang udah lama ditunggu sejak senin pagi datang hehe.Tp kalo udah dateng harinya, malah jadi bingung mau ngapain.Bantu ibu beres2 rumah udah.So..What should i do for the next??..

Rencananya tadi fi2 mau pergi ke kampus. Pengen ketemu sama anak-anak lab..terutama sama anak-anak database.Kangen nih. Soalnya udah lama banget ga pergi ke sana. (Wooooiiiii...hari senin ada kursus oracle ngga?? Fi2 dapet jaga hari apa?? Hehe jd makin kangen..). Eka, Eno, Mba ade, Eva, Jenni, Yonan, Edwin, Agung sm komputer-komputer juga.!! Iya kenapa fi??. I really miss u all....Kalian dateng ngga hari ini??
(Komputer diam seribu bahasa..Ya iyalah..)


Akhirnya rencana dateng ke kampus hari ini batal. Dengan spekulasi bergujil-bergujil yang ngangenin itu juga ga bisa pada dateng. Kan percuma juga dateng kalo cuma sendirian di sana. Hohoho..serem. Padahal dulu biasa jadi penguasa di sana. Pagi2 udah dateng, muter2 nyari kunci, nyalahin AC, sambil nungguin anak2. Tp kok sekarang rada-rada sungkan ya?? Rasanya aneh aja. Seperti ada di suatu tempat yg asing..yg belum pernah dikunjungi sebelumnya.Ngga tau deh...mungkin karena udah jarang banget dateng kali ya??.. Ya sudahlah kalo begitu....next time aja kita ketemu. Now..back to my saturday activities...

*** to be continue ***


Thursday, April 24, 2008

Gay dan Waria Musuh Perempuan

Kenapa gw bisa bilang kalo gay dan waria itu musuh perempuan ?

Hehe.. Maksud gw di sini nggak gitu-gitu amat. Gw cuma pengen nuangin unek-unek gw aja kok yang udah mau tumpah, keluar dari otak. Unek-unek yang terinspirasi dari sebuah blog milik teman gw, si bona ^_^.


Sekarang coba deh temen-temen bayangin, berapa angka perbandingan antara jumlah laki-laki dan perempuan di dunia? Kalo menurut data statistik yang gw baca di www.epodunk.com/county_data2/mw1.html, perbandingan jumlah laki-laki dan perempuan di dunia itu sekitar 80:100. Dan itu berarti jumlah laki-laki lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah perempuan. Iya kan?


Nah, di sinilah letak permasalahannya. Terkadang gw ga habis pikir, udah tau jumlahnya lebih sedikit, eh masih ada pula laki-laki “aneh kurang kerjaan” yang kepikiran untuk menjadi gay atau waria. Kalo begitu semakin sedikit aja deh stok laki-laki yang ada untuk perempuan normal kaya kita-kita. Dan yang lebih mirisnya lagi, laki-laki yang pindah haluan untuk menjadi seorang gay atau waria itu, punya kualitas yang lumayan “wow” baik secara fisik, jabatan, maupun ekonomi. Waduh..kok kalian tega sih?


So, buat kamu-kamu para gay dan waria.. ayo donk kembali ke asal. Sailormoon aja bisa berubah, kalian juga pasti bisa kok. Lagipula kita-kita masih butuh kalian lho sebagai laki-laki normal. Ayo semangat ^_^.


created by

Fioni Margiarti


Mau Ikut Peduli Bangsa.. Makan Yang Bener !!!

Gw punya cara yang mudah untuk ikut berpartisipasi peduli bangsa. Yaitu dengan memperbaiki cara makan. Karena menurut pengamatan gw selama ini.. masih banyak orang Indonesia yang kalo setiap selesai makan pasti selalu menyisakan banyak nasi di piringnya. Alasan mereka beragam.. ada yang bilang “kalo gw udah kekenyangan jadi ga bisa gw abisin” (Yeee... kalo tau gitu mah dari awal ngambilnya sedikit aja, kagak usah banyak-banyak !!!), ada juga yang bilang “kalo tiba-tiba gw kehilangan nafsu makan” (Waduh, kok bisa ya? Coba deh diminum obat penambah nafsu makannya), dan ada alasan yang lebih parah lagi yaitu karena memank mereka punya prinsip “kalo makan itu piring ga boleh sampe bersih dan harus disisain sedikit, biar ga malu-maluin” (Ck..ck..ck.. sombong banget sih kamu ^_^). Selain itu ada juga loh orang-orang aneh yang emank ga punya alasan kenapa mereka ngelakuin hal itu (Ehhmm....No Comment deh!! ).


Nah, bisa temen-temen bayangkan, kalo setiap orang di Indonesia sehabis makan (3x sehari) selalu menyisakan sedikit atau banyak nasi dipiringnya. Kira-kira berapa banyak ya nasi yang udah kebuang sia-sia. Padahal di lain pihak masih banyak loh orang-orang yang membutuhkan nasi dan menderita kelaparan karena ga bisa nge-beli beras. Seandainya aja nasi itu dari dulu sampai sekarang dikumpulkan, mungkin kemiskinan dan kelaparan di Indonesia bisa berkurang bahkan bisa jadi secara serempak semua surat kabar di Indonesia akan memasang headline “INDONESIA BEBAS KEMISKINAN DAN KELAPARAN”.


So, ayo perbaiki cara makan, sebagai salah satu wujud kepedulian kalian terhadap bangsa ini.



created by

Fioni Margiarti

Love Letter for Riri Riza

Kamis, 17 April 2008, kira-kira sekitar pukul 00.15 dini hari WIB. Saya menonton acara Topik Malam di SCTV yang menghadirkan sutradara muda Riri Riza dan Bapak MenPoRa Adhiyaksa Dault sebagai nara sumber. Pada Acara tersebut, membahas tentang “Negara Sensor ? “ yang terkait dengan masalah pencekalan Dewi Persik di Beberapa Daerah. Setelah menyaksikan acara tersebut dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, ada beberapa hal yang perlu saya sampaikan kepada Mas Riri Riza, antara lain :

1. Begini ya mas Riri, menurut saya cara pandang masing-masing orang dalam menilai suatu masalah itu berbeda-beda, bergantung dari kebiasaan dan cara hidup yang mereka jalani. Mas Riri tidak bisa menyalahkan orang-orang yang telah atau akan melakukan pencekalan terhadap Dewi Persik, karena mungkin saja orang-orang tersebut di dalam kehidupannya senantiasa menjaga norma kesopanan, akhlak, moral dan etika. Begitu pula sebaliknya, mereka pun tidak bisa melarang mas Riri Riza yang memiliki cara pandang tersendiri. Buat mas Riri Riza yang “mungkin” terbiasa untuk melihat atau menonton adegan-adegan porno, sudah pasti tentu mas Riri akan mengangap bahwa apa yang telah dilakukan Dewi persik itu biasa saja, karena toh mas Riri sudah terbiasa menyaksikan adegan yang lebih dari pada itu. Jadi, biarlah masyarakat sendiri yang menilai, kehidupan seperti apa yang biasa orang-orang itu jalani (baca : orang-orang yang melakukan pencekalan terhadap Dewi Persik) dan kehidupan seperti apa yang biasa mas Riri Riza jalani. Saya juga sependapat dengan mas Riri yang mengatakan bahwa masyarakat kita ini tidak bodoh, masyarakat pun bisa menilai mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah. Iya kan mas, sepakat? Sepakat donk.

2. Mas Riri tidak sependapat dengan Bapak Adhiyaksa Dault yang mengatakan bahwa apa yang dilakukan Dewi Persik itu bisa merusak generasi muda. Padahal apa yang dilihat, didengar, atau disaksikan oleh seseorang itu sedikit banyak pasti akan mempengaruhi pola pikir, kejiwaan serta prilaku dari orang tersebut. Dan saya yakin sebenarnya mas Riri juga sudah tahu dan sadar akan hal itu. Iya kan mas? Tapi kalau mas Riri memang benar-benar tidak tahu dan tidak sadar, saya sarankan, sebaiknya mas Riri kuliah lagi aja, ambil jurusan psikologi, terserah mau di universitas mana. Biar ilmu Psikologi yang mas Riri miliki tidak terlalu minim. Lagi pula, ilmu Psikologi itu juga penting kok dalam dunia akting dan perfilman. Jadi nggak akan sia-sia.

3. Sebagai aksi protes atas beberapa tindakan pemerintah dan sebagian masyarakat yang dinilai telah mengekang hak kebebasan berekspresi dan memperoleh informasi, seperti tindakan pencekalan terhadap Dewi Persik, pemotongan beberapa adegan film oleh Lembaga Sensor Film, dan penghentian hak akses terhadap beberapa situs porno di dunia maya, mas Riri Riza menawarkan sejumlah saran kepada pemerintah dan masyarakat guna melindungi anak-anak dibawah usia dari hal-hal yang dianggap pornografi dan pornoaksi, tanpa harus melakukan tindakan-tindakan seperti di atas. Kalau tidak salah, Mas Riri menyarankan agar pemerintah dan masyarakat seharusnya bekerjasama dalam menangani masalah ini (ya iya lah). Sebagai contoh yaitu dengan melakukan tindakan penghimbauan kepada para orang tua untuk senantiasa mendampingi dan memberikan bimbingan serta arahan kepada putra-putrinya pada saat menonton film, pemberian label kategori usia penonton terhadap film-film yang akan diputar di bioskop, perbaikan manajemen oleh pihak bioskop agar anak-anak yang memang berada di luar kategori usia yang telah ditentukan untuk tidak diizinkan menonton film tersebut. Selain itu kepada seluruh pemilik warnet yang ada di seluruh Indonesia untuk senantiasa mengawasi anak-anak yang ingin mencari informasi via internet untuk tidak membuka dan mengakses situs-situs porno, dan lain sebagainya. Yang ingin saya tekankan di sini, pemerintah dan masyarakat tentunya sudah pasti akan melakukan hal tersebut. Tetapi apakah hanya dengan melakukan hal tersebut benar-benar akan efektif ? Sebagai orang yang terlibat dalam dunia Film, saya yakin mas Riri Riza pasti anti sekali sama yang namanya pembajakan. Iya kan? Nah kira-kira cara mana yang lebih efektif yang akan mas Riri Riza lakukan untuk mencegah aksi pembajakan yang semakin marak? PERTAMA, sedari awal Mas Riri akan mencegah para pembajak untuk tidak atau jangan sampai mengeluarkan produk bajakannya ke pasaran kemudian meminta bantuan aparat penegak hukum untuk segera menarik kembali produk-produk bajakan yang sudah terlanjur beredar (singkat kata : produk bajakannya kihilangkan ATAU dengan menggunakan cara KEDUA, membiarkan saja produk bajakan tersebut tetap beredar secara luas baru kemudian menghimbau satu-persatu kepada seluruh masyarakat yang ada di seluruh Indonesia untuk tidak membeli produk bajakan? Jika mas Riri memilih kedua-duanya, itulah yang sekarang ini sedang diupayakan pemerintah dan masyarakat untuk mencegah semakin maraknya pornografi dan pornoaksi, bedanya pemerintah dan masyarakat tidak akan membiarkan pornografi dan pornoaksi beredar luas. Semoga analogi ini bisa dijadikan bahan pertimbangan.


created by

Fioni Margiarti



Monday, April 14, 2008

Hajimemashite

Hajimemashite...

Atashi wa Fifi Desu
Gunadarama no Gakusei Desu

Honto wa Nihon de benkyo shitai
Atashi ni totte.. Sore tanoshi kata...
Atashi no koukou kara no yume desu

Dakara.. Atashi Gambarimasu..
Yoroshiku
Yoroshiku Onegaishimasu..

Sunday, April 6, 2008

Fitna Movie in My Opinion

In my opinion, Fitna Movie will be the one of the most take attention and controversial movies in a whole the world until the end of the year 2008, or at least until the midle of the year 2008. And if i can make my own festival film like FFF (Festival Film Fifi) or FMA (Fifi Movie Award), Fitna Movie are going to win some of achievment categories in those Festival Films.


The followings are some categories winning succesfully by Fitna Movie in FFF and FMA ^_^, lets check it out :

FFF (Festival Film Fifi)

1. The Best Anarchyst Propocative Movie 2008

2. The Best Meaningless Movie 2008

3. Special Award : The Worst Movie 2008


FMA (Fifi Movie Award)

1. The Best Plagiator Movie 2008

2. The Most Intrepid, Funiest and Sweetest New Comer Actress Child Category 2008

3. The Worst Racism Movie 2008


created by

Fioni Margiarti

Sunday, March 30, 2008

Wanita Suci

Wanita Suci…

aku memang tak romantis

tapi siapa peduli…

karena toh kau tak mengenalku

dan memang tak perlu mengenalku

bagiku kau bukan bunga

bagiku manusia adalah makhluk terindah, tersempurna dan tertinggi

bagiku dirimu salah satu manusia terindah, tersempurna dan tertinggi

karenanya kau tak membutuhkan persamaan..


Wanita Suci…

jangan pernah kau tatapku penuh.

bahkan kau tak perlu lirikan matamu untuk melihatku…

bukan karena aku terlalu indah

tetapi karena aku biasa memakaikan topeng keindahan pada wajah burukku..

mengenakan pakaian sutera emas, meniru laku para rahib..

meski hatiku lebih kotor dari kubangan lumpur..

kau memang suci..

tp masih sangat mungkin kau terkontaminasi..

karena toh kau hanya manusia..

hanya wanita…

meskipun kau wanita suci…


Wanita Suci…

jangan pernah kau biarkan aku menatapmu penuh

karena itu bisa membuatku mengingatmu

berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu…

berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku…

membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari..

kasihan dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh dengan lumpur..

dirimu terlalu suci..


Wanita Suci…

menyentuhmu merupakan ingin diri

berkelebat selalu..

meski ujung penutupmu pun tak berani ku sentuh

jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku..

karena sucimu, indahmu kau pertaruhkan

mungkin kau tak peduli

tapi kau hanya akan menjadi wanita biasa dihadapanku bila kau kalah

tak lebih dari wanita biasa


Wanita Suci…

beri sepenuh diri pada dia sang lelaki suci

yang dengan sepenuh hati membawamu pada Tuhan..

untuknya dirimu ada

itu kata otakku

terukir dalam kitab suci

tak perlu pikir lagi…

tunggu sang lelaki suci menjemputmu dalam rangkaian khitbah dan akad…

atau kejar sang lelaki suci..

itu adalah hakmu

seperti yang telah dicontohkan ibunda Khadijah..

jangan ada ragu..

jangan ada malu…

semua terukir dalam kitab suci…



note : Puisi ini gw dapet waktu gw masih sma, kira-kira 6 atau 7 tahun yang lalu. Sebenernya puisi ini masih ada kelanjutannya.. tp gw lupa. Alhamdulillah masih ada sisa-sisa memori yg tersimpan di otak. Buat yg nulis puisi ini...maaf ya kalo ada salah-salah kata...bukan bermaksud untuk merubah tp emank gw udah lupa-lupa inget. Btw...gw suka banget sama puisi ini… keren ..^_^